Happy Berry Valentine!

Valentine dan Blackberry sulit sekali akur.
Jika Valentine, mendekatkan hubungan yang telah menjauh dari sepasang kekasih. Maka Blackberry adalah kebalikannya, menjauhkan hubungan yang telah akrab dari sepasang kekasih.

Hari Valentine kemarin, aku merayakannya bersama teman-temanku di The Nest, Kuningan Place. Di tengah acara, aku tidak sengaja melihat sepasang pria dan wanita muda yang sedang makan malam bersama. Karena hari itu adalah hari Valentine, jadi aku menarik kesimpulan mereka sedang merayakannya. Dan masing-masing dari mereka, ada Blackberry di tangannya. Penasaran, aku memperhatikan kedua orang ini.

Sepasang pria dan wanita duduk berhadap-hadapan. Mereka tidak lagi berbicara ataupun tersenyum mesra satu sama lain. Mata mereka menatap Blackberry masing-masing dan kedua tangan mereka sibuk mengetik sesuatu. Ya ampun. Padahal beberapa saat yang lalu aku baru melihat beberapa orang yang jauh tua dari mereka berdua, menari waltz dan saling memberikan kado tanpa Blackberry di tengah-tengah mereka.
Yang lebih tua ternyata lebih mengerti romantisme dan kehangatan sebuah hubungan dibandingkan yang muda.

Bagaimana dengan Valentine-mu?

Little Sweet Mario

7:17 AM by -Julie- 0 comments
"Uncle, ayo beli anjingnya," kataku di bulan Desember tahun lalu pada teman kantorku - seseorang yang tidak berani kusebutkan namanya.

Awalnya Uncle ragu-ragu untuk membelinya. Tetapi setelah disetujui teman dekatnya, Uncle membeli seekor anak anjing, seekor Beagle bercorak putih kecoklatan. Foto pertama yang diberikan, Mario lagi mengigit taplak meja. Aku langsung ingin memeluknya. Lucu bangetttt!!!! Aku mau!!!

Apa yang kulakukan ketika ternyata Uncle mau memberikannya secara cuma-cuma?
Sebel! Aku tidak bisa memeliharanya.
Aku sebel banget sama pengurus kost-ku yang tidak mengizinkanku memelihara di kost. Kan hanya anjing kecil! Bukan Golden Retriver atau Siberian Husky yang kudemen. :(
Dengan rasa iri dan pedih, aku pun menawarkan ke teman-temanku yang pecinta anjing. Dibanding dibalikin ke petshop.

Pada masa pemindahan hak asuh Mario dari tangan Uncle ke tangan temanku itulah, aku bertemu Mario kecil. Mario, yang waktu itu berumur 2 bulan, adalah anjing yang aktif banget. Bulunya halus dan dia suka menjilat. Dia suka minta dimanja terutama sama Uncle, padahal Uncle itu galak banget ke dia. Mungkin itulah hati seekor anak anjing terhadap orang yang dianggap induknya. :p Aku mencoba menjepret Mario beberapa kali, hanya sayang sekali, kameraku kurang beken. Fotonya ga ada yang bagus.

Sekarang Mario sudah 8kg. Sesekali, aku dikirimkan foto-foto Mario di BB Group. Mario dirawat dengan baik. Vaksin: sudah lengkap. Makanan kaleng: ok. Teman main: 2 ekor Cihuahua. Tempat bermain: rumah petak dengan taman. Majikan: sayang Mario, meskipun dia mengganti namanya ke "Berto".

Mario, namamu tetap Mario di kenanganku. Bodo amat diganti-ganti namamu. Yang pasti, keturunanmu sudah kuminta satu. HOHOHO.